Kamis, 05 Maret 2020

[Book Review] FIHI MA FIHI






AKU yakin, banyak di antara kalian yang tak asing dengan nama Jalaluddin Rumi. Minimal pernah membaca atau mendengar namanya. Entah di mana pun itu. Mungkin tertera di sebuah buku, pada salah satu portal berita online, atau malah di sebuah platform media sosial. 

Dan sejauh pengetahuanku, di FaceBook ada grup khusus bagi para penggemar Jalaluddin Rumi. Yang tayangannya berupa kutipan dari syair-syair karyanya. Terutama syair-syair yang kental dengan nuansa cinta. 

Iya. Jalaluddin Rumi memang identik dengan cinta. Tak bisalah kita menyebutkan namanya dengan menanggalkan diksi cinta. Sebab diksi cinta itulah, yang justru menjadi ciri khasnya. 

Karya-karya Jalaluddin Rumi dalam Fihi Ma Fihi pun demikian. Tak lepas dari nuansa cinta dan Cinta. Baik Cinta dengan "C" besar maupun cinta dengan "c" kecil. 

Fihi Ma Fihi adalah karya masterpiece Jalaluddin Rumi yang berbentuk esai. Terdiri atas 71 pasal. Yang seluruhnya merupakan jawaban dari berbagai pertanyaan, yang disampaikan kepada Jalaluddin Rumi di pelbagai kesempatan. 

Adapun pertanyaan-pertanyaan itu meliputi beraneka tema. Yang semuanya berhubungan dengan akhlak dan wawasan gneosisme (irfaniyah). *Secara sederhana, irfaniyah berarti ilmu yang memfokuskan pembahasan tentang Tuhan dalam berbagai aspek.* 

Dalam Fihi Ma Fihi, Jalaluddin Rumi pun menafsirkan ayat-ayat Alquran dan hadis. Senada dengan apa yang telah dilakukannya dalam al-Matsnawi. Namun, penafsirannya dalam Fihi Ma Fihi jauh lebih luas dan mendalam. *Perlu diketahui bahwa al-Matsnawi adalah karya tenar Jalaluddin Rumi yang berbentuk syair

Kiranya Fihi Ma Fihi memang layak disebut masterpiece. Sebab faktanya, buku ini berhasil mengutuhkan pemahaman kita (pembaca) mengenai pemikiran sufisme Jalaluddin Rumi. Pendek kata ketika membaca Fihi Ma Fihi, kita akan mendapatkan jawaban atas apa-apa yang belum kita pahami, dalam buku-buku Jalaluddin Rumi lainnya. 

Karena merupakan karya yang mendunia dan telah menjadi masterpiece, sudah pasti Fihi Ma Fihi sangat keren. Waktu telah membuktikan, betapa karya Jalaluddin Rumi yang satu ini mampu merengkuh banyak pembaca. Dari satu generasi ke generasi berikutnya. Hingga sekarang. 

Sejujurnya, aku butuh durasi lama untuk menamatkan Fihi Ma Fihi. Bukan semata-mata sebab ketebalannya yang 440 halaman. Demi Allah, diriku tak pernah gentar dengan buku tebal. Jelek-jelek begini, aku ‘kan terbiasa membaca buku tebal. *Duh, pongahnyaaa! Hahaha ....* 

Kalau begitu, apa penyebabnya? Ehem. Begini. Aku tak bisa menamatkan Fihi Ma Fihi dengan cepat sebab ... keterbatasan daya tangkapku. Hahaha! Apa boleh buat? Pada beberapa bagian, aku mesti mengulang baca agar tak salah memahami. 

Alhasil selepas menuntaskannya, aku merasa malu. Betapa tidak? Fihi Ma Fihi sungguh-sungguh menamparku secara telak. Isinya yang penuh dengan ajaran cinta dan "Cinta", membuatku yang hobi berantem menjadi tersindir. Makjleb! 

Bahuku pun seperti ditepuk keras-keras berulang kali. Serasa diteriaki, diperingatkan dengan keras sebab selalu sibuk dengan penampakan-penampilan fisik. Padahal yang benar, kita mesti lebih memperhatikan hakikat. 

O, ya. Kalau kalian bertanya secara blak-blakan mengenai kekurangan dan kelebihannya, berikut jawabanku. Secara blak-blakan juga aku menjawabnya. 

Kelebihannya adalah sarat dengan ilmu dan ajaran kebajikan; membuat kita makin sabar dan lebih mengedepankan hakikat daripada penampilan-penampakan fisik; memperbesar cinta kita kepada-Nya SWT. 

Kekurangannya ada dua, yaitu (1) jumlah halamannya banyak dan (2) butuh keseriusan plus konsentrasi tinggi untuk memahami isinya.  *Tapi sesungguhnya, kekurangan ini hanya berlaku untuk pembaca yang malas dan lemah daya juangnya. Semacam aku. Hahaha!*

Demikian ulasan sederhanaku terhadap Fihi Ma Fihi. Semoga bermanfaat dunia wal akhirat. Semoga.



SPESIFIKASI BUKU

Judul: 
FIHI MA FIHI (71 Ceramah Rumi untuk Pendidikan Ruhani)

Penulis: 
Jalaluddin Rumi

Penerjemah: 
Abu Ali & Taufik Damas

Tahun Terbit: 
2019 (Cetakan ke-7)

Penerbit: 
Zaman

Tebal Buku: 
440 hlm

Ukuran Buku: 
15 x 23 cm

ISBN: 
978-602-1687-98-7



2 komentar:

  1. Wahhh jadi penasaran dan pemgen baca bukunya hmhhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha...ayo, Mas, cobin baca satu bab aja dulu...ntar kan nagihhh...hehehehe ..

      Hapus

Terima kasih telah sudi meninggalkan jejak komentar di sini.